Benarkah itu: Asap Rokok Dapat Menularkan COVID-19?

Oleh: dr. Anindita Kartika Wiraputri



Berita:

Asap rokok yang keluar dari paru-paru orang yang terinfeksi COVID-19 bisa menjadi sumber penularan COVID-19. Jika seseorang merokok di suatu ruangan dan asapnya terhirup oleh orang lain dalam jarak kurang dari 1 meter maka orang lain itu berpotensi terkena virus COVID-19.


Kesimpulan: SALAH



Ternyata sampai saat ini belum ada penelitian yang mengatakan bahwa asap rokok dapat menjadi media penularan COVID-19 lho, jadi isi berita di atas adalah tidak benar.


Sobat Sehat semua yang beraktivitas di rumah selama kurang lebih satu bulan ini tentu tak pernah ketinggalan dengan berita yang menyangkut COVID-19 ya. Grup WhatsApp keluarga sampai acara televisi pasti setiap hari memuat berita tentang ini. Berarti sudah tahu dong ya kalau COVID-19 menyebar melalui droplet? Menurut WHO, virus COVID-19 menyebar melalui respiratory droplets yaitu partikel berdiameter 5-10 mikron yang dapat menginfeksi kita ketika kontak langsung dengan penderita atau berada dalam jarak 1 meter dari penderita saat ia batuk atau bersin.


Beberapa hari yang lalu, muncul pernyataan di media bahwa COVID-19 dapat ditularkan lewat asap rokok. Kenyataannya, asap rokok yang selama ini kita jumpai mengandung partikel yang rata-rata berukuran 0,2-0,25 mikron. Virus COVID-19 tidak menyebar melalui udara (airborne) yang didefinisikan WHO sebagai penularan melalui droplet partikel yang berukuran <5 mikron. Hingga saat ini pun belum ada penelitian yang menyatakan bahwa asap rokok dapat menjadi media penularan COVID-19. Perilaku merokok yang terbukti dapat menjadi media penularan COVID-19 adalah penggunaan media merokok bersama seperti shisha dan vape (e-cigarettes).


Namun, apakah ini artinya orang yang tidak merokok aman berada di dekat orang yang merokok? Tentu tidak. Perokok pasif terutama anak juga memiliki sistem imun yang tertekan akibat paparan nikotin dan zat lainnya dari asap rokok sehingga rentan terhadap infeksi virus COVID-19.

Orang yang tidak merokok saja tidak aman, apalagi yang merokok?

Faktanya, perokok memiliki risiko yang lebih besar dalam terinfeksi virus COVID-19. Hal ini disebabkan oleh Angiotensin Converting Enzyme 2 (ACE2), reseptor atau pintu masuk infeksi virus COVID-19 pada tubuh, lebih banyak jumlahnya pada paru-paru perokok dibanding non-perokok. Gejala COVID-19 pada perokok juga cenderung lebih parah dibanding orang yang tidak merokok lho, Sobat Sehat! Beberapa orang bahkan memerlukan perawatan intensif di ICU dengan bantuan ventilasi mekanik. Risiko kematian pada perokok juga 14 kali lebih besar dibanding non-perokok. Wah, ternyata risikonya tidak main-main ya!


Terus kalau ceritanya orang yang tidak merokok berada di sekitar perokok yang ternyata positif COVID-19 tapi tidak bergejala dan pergi berkeliaran, harus gimana dong? Wah, jangan panik! Tetap tenang ya, Sobat Sehat! Jangan lupa tetap melakukan preventive measures seperti memakai masker ketika pergi ke luar, sering mencuci tangan, menerapkan etika batuk dan physical distancing alias jaga jarak >1 meter karena para perokok cenderung sering batuk. Mari ajak orang disekitar kita yang merokok untuk berhenti merokok demi kesehatan kita bersama. Apa jangan-jangan kamu yang membaca ini seorang perokok? Sudah tahu risikonya kan? Yuk mulai berhenti merokok dari sekarang!


Nah, ternyata berita yang beredar di sekitar kita belum tentu benar kan?


Maka dari itu, kita perlu mengkritisi kebenaran dari setiap berita yang kita terima. Caranya bisa dengan melihat dan menilai kredibilitas sumber dan mencocokkan isi berita dengan hasil penelitian yang ada.

Selain itu jika ragu dengan informasi yang beredar, langsung saja bertanya ke tenaga kesehatan yang lebih tahu. Tetap ikuti update di Healthier Indonesia juga pastinya.

Stay healthy, stay safe ya, Sobat Sehat!


Penulis:

dr. Anindita Kartika Wiraputri

akwiraputri@gmail.com

Dokter umum


Editor:

dr. Rio Restu Priambodo

riorestup@gmail.com

Dokter umum


Fotografer:

dr. Francisco Gilbert Timothy

franciscogani@gmail.com

Dokter Umum

Sumber: gettyimages.com


Referensi:

Alnahari, S., et al. 2020. Tobacco Control is a Critical Component to Covid-19 Management. UC MERCED Nicotine and Cannabis Policy Center. Diakses 21 April 2020. https://ncpc.ucmerced.edu/sites/ncpc.ucmerced.edu/files/page/documents/ncpc_covid_report3_-_april_2020.pdf


Bhat, T.A., et al. 2018. Secondhand Smoke Induces Inflammation and Impairs Immunity to Respiratory Infections. The Journal of Immunology 200(8): 2927-2940. Diakses 21 April 2020. https://doi.org/10.4049/jimmunol.1701417


Brown, C.A., Woodward, M., Tunstall-Pedoe, H., 1993. Prevalence of Chronic Cough and Phlegm among Male Cigar and Pipe Smokers: Results of the Scottish Heart Health Study. Thorax 48(11): 1163-1167. Diakses 21 April 2020. https://dx.doi.org/10.1136/thx.48.11.1163


Keith, C.H., Derrick, J.C. 1960. Measurement of the particle size distribution and concentration of cigarette smoke by the “conifuge”. Journal of Colloid Science 15(4): 340-356. Diakses 20 April 2020. https://doi.org/10.1016/0095-8522(60)90037-4


Liu W., et al. 2020. Analysis of factors associated with disease outcomes in hospitalized patients with 2019 novel coronavirus disease. Chinese Medical Journal; E-Publish Ahead of Print. Diakses 21 April 2020. https://doi.org/10.1097/CM9.0000000000000775


Wang, J., et al. 2020. Susceptibility Analysis of COVID-19 in Smokers Based on ACE2. Preprints. Diakses 21 April 2020. https://doi.org/10.20944/preprints202003.0078.v1


World Health Organization. 2020. Modes of transmission of virus causing COVID-19: implication for IPC precuation recommendation. Diakses 20 April 2020. https://www.who.int/news-room/commentaries/detail/modes-of-transmission-of-virus-causing-covid-19-implications-for-ipc-precaution-recommendations


World Health Organization: Regional Office of the Eastern Mediterranean. 2020. Tobacco and Waterpipe Use Increase the Risk of Suffering COVID-19. Diakses 21 April 2020. http://www.emro.who.int/tfi/know-the-truth/tobacco-and-waterpipe-users-are-at-increased-risk-of-covid-19-infection.html



36 tampilan

informasi kesehatan terpercaya

  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon

info@healthierindonesia.org              Healthier Indonesia                healthier.indonesia