Benarkah itu: Hand Sanitizer Daun Sirih Ampuh Lawan Corona Virus?

oleh Asiah Hatta Umar, S.Ked.



BERITA:

Salah satu langkah pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan lebih sering cuci tangan, baik dengan menggunakan air mengalir dan sabun, maupun dengan menggunakan hand sanitizer. Karena hand sanitizer susah didapat di pasaran, coba buat hand sanitizer sendiri dari daun sirih. Pertama - tama daun sirih dipotong - potong kasar dan masukkan di wadah, kemudian letakkan daun sirih bersama dengan wadahnya di atas air mendidih dan panaskan 30 menit sampai keluar ekstrak daun sirihnya. Masukkan ke dalam botol yang telah disiapkan dan hand sanitizer alami daun sirih siap digunakan.

Kesimpulan: Belum Terbukti


Karena masih perlu penelitian lebih lanjut, sebisa mungkin tetap menggunakan hand sanitizer jualan toko atau apotek dengan konsentrasi minimal 60%.

Kasus Covid-19 kian hari semakin meningkat. Saat ini, Indonesia telah mencapai angka 2.273 kasus positif Covid-19 per tanggal 05 April 2020. Pemerintah Indonesia akhirnya menyarankan untuk tetap di rumah dan mencuci tangan sesering mungkin. Alhasil, banyak orang menjadi panik dan berbondong-bondong ke supermarket untuk membeli bahan makanan, multivitamin, masker, sabun antiseptik, hingga hand sanitizer.


Sebenarnya, hand sanitizer sendiri itu apa, sih?

Hand sanitizer adalah cairan atau gel yang dapat digunakan untuk mengurangi patogen, atau agen penyebab penyakit, pada tangan. Pemakaian alcohol-based hand sanitizer paling banyak digunakan di tempat layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit. Di luar rumah sakit, hand sanitizer mulai ramai dipakai karena bentuknya yang praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Akibat kenaikan harga yang kelangkaan barang, sebagian orang akhirnya memutuskan untuk membuat hand sanitizer secara mandiri atau DIY (Do It Yourself). Informasi pembuatan hand sanitizer yang menyebar luas di media sosial dan belum terbukti kebenarannya secara ilmiah dan salah satunya adalah kasus diatas.


Berdasarkan rekomendasi dari World Health Organization, terdapat 2 resep resmi untuk membuat hand sanitizer dan keduanya harus memiliki kandungan alkohol 60 - 95%. Center for Disease Control and Prevention juga menyebutkan bahwa hand sanitizer harus memiliki konsentrasi alkohol setidaknya 60% karena dengan konsentrasi tersebut hand sanitizer efektif membunuh kuman dan bakteri. Jika alkohol yang ditambahkan kurang dari 60%, maka pertumbuhan kuman dapat berkurang namun tidak mati. Selain itu, proses pembuatan hand sanitizer sebisa mungkin dilakukan dalam keadaan steril dan konsentrasi semua bahan yang lain disesuaikan dengan konsentrasi anjuran.

Di samping itu, ada penelitian yang mengatakan bahwa ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 25% mampu menghilangkan semua mikroorganisme yang artinya setara dengan alcohol-based hand sanitizer dalam membunuh kuman. Hal ini juga dijelaskan oleh Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HALKI) Prof. Dr. Arif Sumantri bahwa daun sirih bisa menjadi pengganti hand sanitizer. Namun, harus dicatat bahwa ukuran, dosis, dan konsentrasi secara tepat.


Walaupun didukung oleh beberapa penelitian, ekstrak daun sirih sebagai pengganti hand sanitizer perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam lagi. Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa kita perlu memperhatikan ukuran, dosis, dan konsentrasinya sehingga pembuatannya pun kurang memungkinkan untuk dilakukan dirumah. Perlu diperhatikan juga terkait higienitas dalam pembuatannya untuk mencegah terjadinya resistensi (ketahanan) terhadap kuman. Oleh karena itu, sebisa mungkin tetap disarankan untuk menggunakan hand sanitizer yang dijual di toko atau racikan apotek.


Penulis:

Asiah Hatta Umar, S.Ked.

ais.hattaumar@gmail.com

Dokter Muda


Editor:

Marsa Harisa D., S.Ked.

marsa.harisa@gmail.com

Dokter Muda


Fotografer:

Francisco Gilbert Timothy, S.Ked.

franciscogani@gmail.com

Dokter Muda


Referensi:

  1. Center for Disease Control and Prevention. 2019. Show Me the Science - When & How to Use Hand Sanitizer in Community Settings. Diakses : 21 Maret 2019. https://www.cdc.gov/handwashing/show-me-the-science-hand-sanitizer.html

  2. World Health Organization. 2010. Guide to Local Production : WHO-recommended Handrub Formulation. Diakses : 22 Maret 2019. https://www.who.int/gpsc/5may/Guide_to_Local_Production.pdf

  3. https://en.wikipedia.org/wiki/Hand_sanitizer

  4. Sari, Retno & Isadiartuti, Dewi. 2006. Studi Efektivitas Sediaan Gel Antiseptik Tangan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn.). Majalah Farmasi Indonesia, Vol. 17 No. 4, hal. 163 - 169 : Diakses 29 Maret 2020

  5. http://kagama.co/langka-di-pasaran-dosen-ugm-ciptakan-handsanitizer-alternatif-berbahan-herbal/2 Diakss : 29 Maret 2020

107 tampilan

informasi kesehatan terpercaya

  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon

info@healthierindonesia.org              Healthier Indonesia                healthier.indonesia