Efektivitas Eucalyptus, Kalung ‘AntiCOVID-19’ ala Kementan

Diperbarui: Jul 8

Oleh dr. Paulin Surya Phillaberta



BERITA:


Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim menemukan kalung anti corona yang berasal dari kayu putih (eucalyptus). Kalung tersebut siap diproduksi secara massal. Kandungan ini dipercaya dapat mematikan virus corona. Jika kalung anti corona ini dipakai selama 15 menit bisa membunuh 42 persen virus. Sementara jika dipakai selama 30 menit maka sekitar 80 persen virus corona di tubuh manusia akan terbunuh. 

KESIMPULAN: BELUM TERBUKTI


Apa itu Eucalyptus?

Eucalyptus merupakan nama tumbuhan yang dapat menghasilkan minyak. Minyak dari pohon ini biasa kita kenal sebagai minyak kayu putih. Di dalam minyak kayu putih terdapat senyawa yang diduga berpotensi untuk menghambat replikasi virus penyebab Covid-19. Senyawa tersebut yaitu Eucalyptol (1,8 cineole). Nah, kalau begitu kalung tersebut memang dapat digunakan untuk membunuh virus dong? Eits, tunggu dulu! Untuk dapat dikatakan ampuh melawan virus corona, senyawa ini harus melewati uji laboratorium dan uji klinis. Lalu, sekarang penelitiannya sudah sejauh mana? Apakah sesuai dengan klaim Kementan? Mari kita simak!


Bagaimana hasil penelitian Eucaliptus saat ini?

Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa minyak esensial dari salah satu spesies Eucalyptus mengandung suatu senyawa kimia bernama Eucaliptol yang menunjukkan potensi sebagai zat antibakteri melalui percobaan di laboratorium. Hasil penelitian berikutnya menunjukkan bahwa minyak esensial Eucalyptus memiliki aktivitas antimikrobia dalam melawan virus, bakteri, dan jamur. Uji antivirus yang telah dilakukan pada beberapa sampel virus di laboratorium namun belum dilakukan pada virus Sars-Cov-2 yang merupakan virus penyebab COVID-19.


Sementara itu berdasarkan penelitian lainnya, hasilanalisis komputasi biologi menunjukkan bahwa senyawa dalam minyak eucaliptus tersebut mampu berikatan dengan salah satu struktur protein yang berperan penting dalam proses replikasi virus. Mekanisme tersebut diduga dapat menurunkan kemampuan virus untuk memperbanyak diri. Namun penelitian ini belum diujicobakan dalam uji coba laboratorium yang menggunakan sampel virus maupun diuji pada hewan bahkan pada manusia. Jadi, klaim yang bersedar melalui berita selama ini belum terbukti ya, Sobat Sehat!


KESIMPULAN

Sampai saat ini belum terdapat bukti hasil penelitian uji efektivitas Eucalyptus sebagai antivirus untuk membunuh virus Sars-Cov-2 penyebab COVID-19. Uji coba pada tingkat laboratorium dan klinis diperlukan untuk melihat efektivitas minyak eucalyptus sebagai obat COVID-19.


Tetap lakukan prinsip pencegahan untuk melindungi diri terhadap COVID-19, yaitu dengan memakai masker, menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal 6 kaki (1,8 meter).

Kalau langkah-langkah tersebut pasti Sobat Sehat sudah hafal, kan? Nah, tetap lakukan setiap saat, ya!


Penulis:

dr. Paulin Surya Phillabertha

paulinephillabertha@gmail.com

Dokter umum



Editor:

dr. Rio Restu Priambodo

riorestup@gmail.com

Dokter umum


Fotografer:

Mia Anisaúl Yuhdiah

miaanisaul19@gmail.com

Mahasiswi Ilmu Keperawatan


Referensi:

  1. Supardjo, R. (2020). Kalung Anti Corona Temuan Kementan Siap Diproduksi Massal | LINE TODAY. LINE TODAY. Retrieved 4 July 2020, from https://today.line.me/id/pc/article/Kalung+Anti+Corona+Temuan+Kementan+Siap+Diproduksi+Massal-RWX3wq.

  2. Sharma, Arun Dev & kaur, inderjeet. (2020). Eucalyptol (1,8 cineole) from Eucalyptus Essential Oil a Potential Inhibitor of COVID 19 Corona Virus Infection by Molecular Docking Studies. 10.20944/preprints202003.0455.v1.

  3. Mulyaningsih, S., Sporer, F., Reichling, J., & Wink, M. (2011). Antibacterial activity of essential oils fromEucalyptusand of selected components against multidrug-resistant bacterial pathogens. Pharmaceutical Biology, 49(9), 893-899. https://doi.org/10.3109/13880209.2011.553625

  4. Wińska, K., Mączka, W., Łyczko, J., Grabarczyk, M., Czubaszek, A., & Szumny, A. (2019). Essential Oils as Antimicrobial Agents—Myth or Real Alternative?. Molecules, 24(11), 2130. https://doi.org/10.3390/molecules24112130

25 tampilan

informasi kesehatan terpercaya

  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon

info@healthierindonesia.org              Healthier Indonesia                healthier.indonesia