Minum Teh Hijau Bikin Langsing?

Oleh Melissa Stephanie Kartjito



Benarkah Teh Hijau Efektif Menurunkan Berat Badan?



Kesimpulan: Salah.

Menurut penelitian, teh hijau kurang signifikan dalam menurunkan berat badan.



Teh hijau adalah minuman yang populer di negara-negara Asia. Sebagian orang menganggap teh ini berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh dan ampuh menurunkan berat badan. Tapi apa benar begitu? Yuk kita analisis komposisi teh hijau terlebih dahulu!


Ternyata teh hijau terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Tanaman ini mengandung antioksidan seperti katekin dan kafein. Kedua komponen inilah yang diklaim dapat menurunkan berat badan. Faktanya, katekin dapat mengurangi tekanan darah, terutama pada individu dengan tekanan darah sistolik lebih dari 130 mmHg, serta memperbaiki kadar kolesterol total dan low density lipoprotein (LDL) atau lemak jahat.


Apakah teh hijau bisa dipakai untuk diet agar langsing?


Secara medis, teh hijau kurang siginifikan dalam mengurangi berat badan. Menurut aspek klinis, penurunan berat badan akan bermanfaat bagi kesehatan seseorang jika berat badan bisa berkurang sebanyak 5-10% dari berat badan awal. Mengapa begitu? Karena pada persentase tersebut mulai muncul dampak positif bagi kesehatan tubuh, contohnya, berkurangnya resiko penyakit jantung koroner. Namun sayang sekali, meminum teh hijau saja tidak akan dapat mengurangi berat badan sebanyak itu. Menurut tinjauan pustaka sistematis yang dilakukan oleh Jurgens et. al., peserta penelitian dapat menurunkan 0.2 hingga 3.5 kg BB setelah meminum teh hijau selama 12 minggu. Namun, pada kebanyakan penelitian, penurunan berat badan ini dianggap kurang bermakna secara statistik. Perlu dicatat juga bahwa teh hijau yang digunakan dalam penelitian bukan diseduh, namun menggunakan ekstrak teh hijau sehingga memiliki komponen aktif (katekin dan kafein) yang lebih tinggi dibandingkan teh hijau tradisional yang biasa dikonsumsi masyarakat.


Lalu, manfaat apa yang didapat dari teh hijau?


Meskipun kurang pas untuk penurunan berat badan, namun teh hijau masih banyak manfaatnya, lho! Selain mengurangi tekanan darah, teh hijau juga dapat memperbaiki mood, kognisi, dan fungsi otak. Artinya, dengan meminum teh hijau kecemasanmu dapat berkurang, lalu daya ingat, fokus, serta working memory bisa meningkat. Efek positif teh hijau pada kognisi seseorang dapat terjadi karena ada kombinasi unik antara kafein dan l-theanin. Bila diminum secara terpisah, unsur-unsur tersebut tidak memiliki efek maksimal pada kesehatan.


Jadi, meskipun teh hijau kurang signifikan untuk diet penurunan berat badan, namun masih cukup banyak manfaat lain dari meminum teh hijau.




Penulis: Melissa Stephanie Kartjito

melissa.s.kartjito@gmail.com

Mahasiswa Gizi Kesehatan


Editor: dr. Rio Restu Priambodo

riorestup@gmail.com

Dokter Umum


Fotografer: Francisco Gilbert Timothy

franciscogani@gmail.com

Dokter Muda





Referensi:

  1. Jurgens, T., & Whelan, A. (2014). Can green tea preparations help with weight loss?. Canadian Pharmacists Journal / Revue Des Pharmaciens Du Canada147(3), 159-160. doi: 10.1177/1715163514528668

  2. Jurgens, T., Whelan, A., Killian, L., Doucette, S., Kirk, S., & Foy, E. (2012). Green tea for weight loss and weight maintenance in overweight or obese adults. Cochrane Database Of Systematic Reviews. doi: 10.1002/14651858.cd008650.pub2

  3. Khalesi, S., Sun, J., Buys, N., Jamshidi, A., Nikbakht-Nasrabadi, E., & Khosravi-Boroujeni, H. (2014). Green tea catechins and blood pressure: a systematic review and meta-analysis of randomised controlled trials. European Journal Of Nutrition53(6), 1299-1311. doi: 10.1007/s00394-014-0720-1

  4. Mancini, E., Beglinger, C., Drewe, J., Zanchi, D., Lang, U., & Borgwardt, S. (2017). Green tea effects on cognition, mood and human brain function: A systematic review. Phytomedicine34, 26-37. doi: 10.1016/j.phymed.2017.07.008

  5. Pervin, M., Unno, K., Takagaki, A., Isemura, M., & Nakamura, Y. (2019). Function of Green Tea Catechins in the Brain: Epigallocatechin Gallate and its Metabolites. International Journal Of Molecular Sciences, 20(15), 3630. doi: 10.3390/ijms20153630




80 tampilan

informasi kesehatan terpercaya

  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon

info@healthierindonesia.org              Healthier Indonesia                healthier.indonesia