Masker Bedah: Putih di Dalam Atau di Luar?

Oleh

Anindita Wiraputri S.Ked.

Asiah Hatta Umar, S.Ked.





"Sisi masker yang berwarna putih merupakan penyaring pada masker, sehingga:

  1. Jika sedang flu, maka sisi PUTIH masker berada di DALAM agar kuman tersaring dan tidak menyebar ke orang lain.

  2. Jika sedang sehat, maka sisi PUTIH masker berada di LUAR agar dapat melindungi kita dari mikroorganisme dari lingkungan supaya tidak kontak dengan kita."



Kesimpulan: Salah



Membalik sisi masker sebelum dipakai, entah itu dalam keadaan sakit atau sehat, adalah tidak tepat karena tidak ada bukti medis yang mendukung.


Saat ini dunia tengah dihebohkan dengan penularan Coronavirus yang penyebarannya sangat cepat dan luas. 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) merupakan virus terbaru yang pertama kali ditemukan di Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok. Coronavirus merupakan bagian dari famili Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) yang menyebabkan penyakit seperti flu hingga penyakit berat lainnya. Coronavirus ditransmisikan melalui hewan ke manusia kemudian meluas menjadi manusia ke manusia. Jika terinfeksi Coronavirus gejala yang ditimbulkan adalah demam, batuk, sesak napas, gangguan pernapasan sedang hingga berat, pneumonia, gagal ginjal, hingga kematian.


Jumlah kasus infeksi 2019-nCoV meningkat begitu cepat dan telah menyebar hingga ke 26 negara selain Tiongkok, dengan lebih dari 360 kematian hingga artikel ini diterbitkan. Telah dikonfirmasinya penularan dari manusia ke manusia menjadi salah satu faktor melesatnya jumlah kasus 2019-nCoV. Berdasarkan rapat terakhir Badan Kesehatan Dunia (WHO) tanggal 31 Januari 2020, kasus infeksi Coronavirus ini juga telah ditetapkan sebagai kegawatdaruratan kesehatan global. Deklarasi ini ditujukan untuk mencegah persebaran 2019-nCoV meluas ke negara dengan sistem kesehatan yang masih belum baik, karena dinilai dapat meningkatkan jumlah korban.


Sampai saat ini belum ada obat maupun vaksin untuk 2019-nCoV, tetapi beberapa upaya pencegahan dapat dilakukan. Penularan virus ini dapat dicegah salah satunya dengan menggunakan masker. Namun, sampai saat ini masyarakat masih sering salah dengan cara penggunaan masker yang tepat, terutama sisi mana yang harus berada di luar atau di dalam.


Secara umum, masker memiliki lapisan terluar yang bersifat menolak air, lapisan tengah sebagai pelindung terhadap kuman, dan lapisan terdalam yang menyerap kelembapan. Lapisan terluar pada masker umumnya adalah sisi yang berwarna atau sisi dengan lipatan yang menghadap ke bawah. Sehingga, pemakaian masker dengan sisi putih masker berada di luar adalah tidak tepat.


Lalu bagaimana cara memakai masker yang tepat?


Menurut Centre for Health Protection Hong Kong, cara memakai masker yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

  1. Memilih ukuran masker yang tepat (untuk anak memakai masker anak).

  2. Mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum memakai masker.

  3. Memakai masker dengan sisi berwarna/sisi dengan lipatan yang menghadap ke bawah berada di sisi luar dengan strip logam yang berada di bagian atas masker.

  4. Untuk masker ikat, tali bagian atas diikatkan di kepala, sedangkan tali bagian bawah diikatkan di belakang leher. Untuk masker dengan karet telinga dipakai dengan memasangkan karet pada kedua daun telinga.

  5. Menarik masker ke bawah hingga masker menutupi mulut, hidung dan dagu secara utuh.

  6. Mengepaskan strip logam pada bagian atas masker dengan kontur hidung di bawahnya sehingga bagian atas masker tertutup rapat.

  7. Menghindari menyentuh masker setelah dipakai. Jika tidak sengaja tersentuh, cucilah tangan dengan air dan sabun.

  8. Saat ingin melepas masker ikat, buka ikatan di belakang leher terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan membuka ikatan di kepala. Untuk masker dengan karet telinga, pegang dan lepas karet masker dari kedua daun telinga secara bersamaan. Hindari kontak dengan bagian luar masker karena dapat mengandung kuman.

  9. Setelah melepas masker, buang masker di tempat sampah infeksius, lalu cuci tangan dengan air dan sabun.

  10. Oleh karena itu, tetaplah tenang dan jangan mudah percaya dengan berita-berita yang beredar. Kritisilah setiap berita mengenai 2019-nCoV yang Anda terima dengan memeriksa kredibilitas sumber berita tersebut. Hati-hati HOAX!



Penulis:

Anindita Wiraputri, S.Ked.

akwiraputri@gmail.com

Dokter Muda


Asiah Hatta Umar, S.Ked.

ais.hattaumar@gmail.com

Dokter Muda


Editor:

dr. Rio Restu Priambodo

riorestup@gmail.com

Dokter Umum


Fotografer:

Francisco Gilbert Timothy, S.Ked.

franciscogani@gmail.com

Dokter Muda




Referensi:





406 tampilan

informasi kesehatan terpercaya

  • White Facebook Icon
  • White Instagram Icon

info@healthierindonesia.org              Healthier Indonesia                healthier.indonesia